SPIP
Kabupaten Solok Komit Tingkatkan Level Maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP

By Inspektorat Daerah 13 Agu 2018, 15:19:07 WIB Publikasi
SPIP

Padang (8/8) -  Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat Danny Amanda, menerima kunjungan Bupati Solok Gusmal. Kedatangan Bupati dalam rangka koordinasi mengenai proses penilaian level Kapabilitas APIP dan level Maturitas SPIP Kabupaten Solok.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat Danny Amanda, didampingi oleh Koordinator Pengawasan Bidang IPP Dessy Adin, Auditor Madya Bidang APD Helma Fatiza, Auditor Madya Bidang P3A Jusmaini, Auditor Pertama Bidang APD Arief Karna dan Rafiola Fitri, serta Auditor Pertama Bidang P3A Tri Sutrisno menerima kunjungan Bupati Solok Gusmal, pada Rabu, 8 Agustus 2018. Kedatangan Bupati dalam rangka koordinasi mengenai kegiatan penilaian level Kapabilitas APIP dan level Maturitas SPIP Kabupaten Solok.

Pada kesempatan ini, Bupati yang didampingi Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Junaidi, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Devi Pribadi, Inspektur Hermantias, dan Inspektur Pembantu I Syafrizal Saidina menyatakan harapannya agar Kabupaten Solok bisa segera memperoleh Level 3 dalam penilaian Kapabilitas APIP yang sedang dalam tahap proses Quality Assurance oleh Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat dan level maturitas SPIP.

“Harapan kami adalah agar APIP Kabupaten Solok bisa menjadi teladan bagi yang lain dan bisa menjadi obyek tujuan studi banding bagi APIP dari daerah lainnya,” ungkap Bupati. Inspektur menambahkan bahwa laporan mengenai perkembangan PK APIP dan SPIP selalu disampaikan kepada Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan juga menyampaikan selamat atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK yang diperoleh Kabupaten Solok atas Laporan Keuangan Kabupaten Solok Tahun 2017. Selanjutnya Kepala Perwakilan juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati beserta jajaran. “Kami mengapresiasi semangat Bapak Bupati dalam meningkatkan level Maturitas SPIP dan PK APIP. Kabupaten Solok termasuk salah satu daerah yang memiliki progres yang paling baik.” Kepala Perwakilan juga menegaskan bahwa, sesuai SOP, Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat akan meminta BPKP Pusat untuk melakukan Quality Assurance untuk hasil penilaian PK APIP dan SPIP. Kepala Perwakilan menambahkan bahwa beliau optimis Kabupaten Solok tidak akan sulit untuk merealisasikan level 3 mengingat selama ini kendala dalam pencapaian level 3 Maturitas SPIP Kabupaten Solok adalah belum tercapainya opini WTP dari BPK. “ditambah sekarang proses penilaian SPIP sudah menggunakan aplikasi sehingga dapat mempercepat proses walaupun tetap dengan upaya ekstra.”

Bupati juga menyampaikan permohonan dukungan kepada Kepala Perwakilan untuk pembinaan dalam rangka mempersiapkan Kabupaten Solok menjadi lebih baik. “Kami siap untuk bekerja sama dengan BPKP dan melakukan perbaikan-perbaikan sesuai saran dari BPKP. Opini WTP yang kami dapatkan juga tidak lepas dari dukungan dan kerja sama yang baik dengan BPKP. Kami menyampaikan terima kasih kepada para personil BPKP Sumatera Barat,” ujar Bupati.

Di akhir pertemuan Kepala Perwakilan juga mengingatkan terkait penyusunan laporan kompilasi pengelolaan keuangan desa dengan aplikasi Siskeudes di Kabupaten Solok yang kemudian hal tersebut langsung direspon oleh Bupati bahwa Kabupaten Solok akan menindaklanjutinya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment